Desember 6, 2022

Banyak penyintas Covid 19 yang mengalami nafas mudah ngos ngosan pasca sembuh. Dampak ini sering kali menganggu aktivitas sehari hari. Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut?

Ketua Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI, Prasenohadi mengatakan, kondisi itu menjadi bagian dari long covid. Banyak pasien mengalami gangguan terutama gangguan respirasi atau mungkin gangguan organ komplikasi lain seperti jantung atau ginjal. "Virus sudah hilang tapi mungkin komplikasi muncul bisa kontrol ke dokter dokter yang terkait,"kata dia dalam konferensi pers virtual, Rabu (2/3/2022).

Ia melanjutkan, jika ada kaitannya dengan pernafasan maka peran tenaga medis dari unit rehabilitasi medik dari kedokteran fisik dan rehabilitasi medik cukup besar, dalam hal memulihkan kondisi pasien. "Tentu pasien tidak bisa disuruh berolahraga yang berat. Jadi mulailah senam ringan," kata dokter yang berpraktek di RS Pelni ini. Selain itu, penyintas juga perlu menjaga asupan dengan konsumsi makanan bergizi seimbang, istirahat cukup, serta displin menjalankan protokol kesehatan.

Ia juga mengingatkan, penyintas yang memiliki keluhan gangguan pernafasan pasca sembuh sebaiknya memiliki pulse oxymeter di rumah. "Penggunaan pulse oximetry di rumah juga menjadi hal yang penting dalam mengukur kadar oksigen," kata dia. Prasenohadi menyebut, sebagian kecil penyintas memiliki kerusakan yang permanen pada paru parunya.

"Sehingga dia butuh oksigen yang mungkin seumur hidup," tuturnya Prasenohadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *