Desember 7, 2022

Sepanjang semester I 2022, PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) meraup pendapatan Rp 2,3 triliun, naik 71 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Perseroan juga membukukan EBITDA sebesar Rp 535 miliar, naik 58 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu dan penurunan beban bunga year on year (yoy) sebesar 22 persen, dari Rp 361 miliar pada Juni 2021 menjadi Rp 279 miliar di Juni 2022. Direktur Utama BWPT Henderi Djunaidi, mengapresiasi kinerja yang baik ini.

“Banyak faktor yang mempengaruhi kenaikan pendapatan di Kuartal II 2022. Diantaranya, produksi yang sangat baik dan tren harga yang tinggi," tutur Henderi, Senin (1/8/2022). Saat ini, produksi CPO tercatat mengalami kenaikan sebesar 21 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yaitu 140.502 MT YTD. Sementara produksi inti sawit (PK) juga menunjukkan tren positif di 26.207 MT YTD, 30 persen lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Henderi pun memastikan pencapaian all time high di kuartal II 2022 akan terus dipertahankan, termasuk menggenjot produktivitas kebun, sehingga performa semester II 2022 optimis lebih baik lagi.

PT Eagle High Plantations Tbk adalah perusahaan yang beroperasi di bidang perkebunan kelapa sawit yang memproduksi tandan buah segar (TBS) dan Pabrik Kelapa Sawit yang menghasilkan minyak kelapa sawit (CPO) dan inti sawit (PK). Pusat kegiatan operasional berada di Pulau Sumatera, Kalimantan dan Papua dengan total luas lahan perkebunan yang mencapai 112,000 hektar dan total kapasitas pabrik kelapa sawit sebesar 2,5 juta ton TBS per tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *